fbpx
FUTMAS Kevin De Bruyne

FUT19 Player Review: FUTMAS Kevin De Bruyne yang Selalu Dapat Diandalkan

FUTMAS Kevin De Bruyne

Nama Kevin De Bruyne atau KDB mulai mencuat karena performa gemilangnya saat ia membela tim VFL Wolfsburg di musim 2014/2015. Ia berhasil membantu klub Serigala Jerman itu meraih gelar juara DFL-Supercup dan DFB Pokal, serta sukses finish di urutan kedua Bundesliga, di bawah FC Bayern München. Ia mencatatkan 16 gol dan 27 assist di seluruh kompetisi pada musim tersebut, sekaligus dinobatkan sebagai 2015 Footballer of the Year in Germany.

Ia akhirnya dibeli klub kaya raya Manchester City seharga £55 juta, berkat performa cemerlang di liga Jerman. FYI, KDB sebenarnya pernah berada di Chelsea pada tahun 2012, tapi entah mengapa saat itu manajemen dari tim The Blues tidak melihatnya sebagai pemain hebat, dan ia hanya berakhir sebagai pemain yang dipinjamkan saja. Kalau dilihat sekarang, pastinya Chelsea sangat menyesal tidak dapat memanfaatkan Kevin sebaik-baiknya untuk tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu.

Kariernya semakin melejit selama berseragam biru langit. Ia menjadi pemain krusial bagi tim asuhan Pep Guardiola itu, dan berhasil membawa The Cityzens merengkuh satu gelar Premier League di musim 2017/2018, dan tiga gelar EFL Cup. Ia juga sukses membawa timnasnya, Belgia menjadi juara tiga di ajang Piala Dunia 2018 di Rusia. Kelebihannya di lapangan yaitu sebagai pengatur serangan yang beroperasi di tengah, tepat di belakang posisi striker. Visi tajamnya dalam melihat pergerakan rekan setimnya membuat ia menjadi pemberi assist utama di tim Manchester City. Ia juga memiliki tendangan yang keras dan akurat, jadi saat ia tidak memiliki opsi untuk mengoper, ia dapat melakukan tendangan-tendangan spekulatif yang tidak jarang juga gol. Kepiawaiannya di lapangan hijau ternyata berbanding lurus dengan kemampuannya di dunia sepak bola virtual, FIFA 19.

Dari edisi FIFA Ultimate Team tahun lalu, KDB sudah menjadi playmaker langganan untuk para gamer yang menggunakan tim Liga Inggris. Puncaknya, pada tahun lalu, saat KDB mendapatkan tempatnya di promo spesial Team of the Year 2018, ia mendapatkan kartu spesial dengan rating 96. Memasuki FUT tahun 2019, ia masih menjadi tumpuan utama di lapangan tengah untuk banyak gamer di seluruh dunia. Namun, adanya penurunan performa dia di dunia nyata (karena cedera) yang di mana berpengaruh ke dalam kartunya di FUT, ia jadi diragukan untuk bisa masuk ke jajaran Team of the Year 2019 seperti di tahun sebelumnya.

Hingga mendekati paruh musim FUT19, KDB masih belum mendapatkan kartu spesial pun (seperti TOTW atau MOTM) dan ditambah dengan spekulasi di mana ia tidak akan mendapatkan tempatnya di TOTY, membuat KDB mulai tergantikan di tim oleh pemain-pemain lain yang sudah memiliki kartu spesialnya seperti Paul Pogba ataupun Eden Hazard. Pada akhirnya, memasuki akhir-akhir dari promo FUTMAS (FUT Christmas), EA Sport mengeluarkan kartu spesial dari KDB, yaitu FUTMAS KDB. Kartu spesial itu hanya bisa didapatkan melalui Squad Building Challenges, dan yang menarik adalah SBC itu hanya berlangsung selama satu hari, membuat para FUTLovers tidak memiliki banyak waktu untuk memikirkan apakah akan melakukan SBC-nya atau tidak, mengingat harga SBC yang harus dibayarkan cukup mahal saat itu, sekitar 550.000 coins.

Melihat tampilan statistik dasarnya dari FUTMAS KDB yang sudah menyerupai berbagai Prime Icons, jadi sebenarnya harga 550.000 coins itu cukup layak. Melihat statistik kartu seperti itu di bulan Desember sangatlah menyenangkan, karena mengingat kartu itu sudah masuk ke dalam tipe endgame cards, atau kartu yang tetap relevan untuk digunakan sampai akhir musim dari FUT19. Jadi bagi siapapun yang telah melakukan SBC-nya, pasti tidak akan menyesal karena KDB akan menjadi playmaker yang sangat imba. Ia merupakan perfect CAM, memiliki semua aspek penting untuk menjadi seorang CAM, dari mulai passing pendek dan panjang, shooting di dalam maupun luar kotak pinalti, keeping ball yang lengket dan lumayan lincah, stamina yang akan bertahan hingga babak extra time, serta 5-star weak foot miliknya yang merupakan gamechanger.

Berikut ulasan mengenai FUTMAS Kevin De Bruyne dari tim IVPL:

General Info

Ia memiliki kombinasi 4-star skill moves dan 5-star weak foot, yang merupakan kombinasi sempurna untuk seorang pemain dengan posisi CAM. Jika beroperasi di lini tengah-ke-depan, sepertinya tidak perlu memiliki 5-star skill moves, karena skill moves yang efektif dieksekusi untuk di lapangan tengah hanya membutuhkan 4-star skill moves, seperti heel-to-heel, la croqueta, berba spin, dan roulette. Skill pada 5-star skill moves lebih cocok dieksekusi oleh pemain-pemain di posisi sayap menyerang ataupun striker, skill-skill seperti elastico dan el tornado.

Workrate dari KDB adalah high attacking dan high defending workrate, yang berarti ia akan aktif berlari dari depan ke belakang (vice versa). Posisi CAM ataupun CM cocok sekali untuk memiliki kombinasi workrate seperti yang dipunyai KDB. Dengan 92 stamina yang dimiliki KDB, high/high workrate bukan menjadi masalah. Ia bukan pemain tinggi-tinggi banget, tingginya hanya 5’11” atau sekitar 181 cm, yang berarti jangan terlalu sering menyodorkan bola-bola lambung ke KDB.

In-Game Stats

Pace [80]: Bukan merupakan pemain yang cepat larinya, namun cukup bagi playmaker untuk beroperasi di lini tengah-ke-depan. Ia tidak memerlukan instruksi get in behind, jadi 78 sprint speed dan 81 acceleration sudah cukup baik bagi pemain seperti KDB.

Shooting [88]: Statistik in-game yang mencolok dari aspek ini merupakan shot power (93) dan long shots (93) miliknya. Tendangan jarak jauh menjadi aspek yang bisa diandalkan darinya. Dengan 89 positioning yang ia punya, membuat ia mencari posisi penyerangan terbaik untuk bisa melesakkan tendangan ke gawang musuh.

Passing (94): Ini merupakan statistik terbaik dari KDB. Accuracy dan Curve, semua statistiknya sudah di atas angka 90. Dia bisa digunakan untuk mengoper tipe apapun dan dari sisi manapun, short passing, long pass, crossing, driven pass, chip pass, one touch pass, dan segala macam passing lainnya (itupun kalau ada haha). Ia memiliki 86 curve, yang meningkatkan performa finesse shot darinya. Ia juga handal sebagai pengumpan atau penendang saat set piece.

Dribbling [89]: Pengendalian bola dari KDB sangat baik. Bola akan terasa melekat pada kakinya. Statistik balance-nya agak rendah (hanya 78), jadi keseimbangannya jika di-press oleh pemain musuh (apalagi pemain yang berbadan besar) kurang bagus. Walaupun dribbling-nya sangat mumpuni, tetapi dia bukan termasuk pemain yang agile, jadi manuver gocekan darinya tidak akan segesit pemain-pemain seperti Messi, Neymar, ataupun Douglas Costa. Dengan 90 composure yang ia punya, membuat pengeksekusian tendangan atau operan saat ditekan pemain lawan akan tetap bagus.

Defending [62]: Statistik ini tidak relevan karena ia berposisi sebagai gelandang serang. Ia tidak cocok jika dijadikan gelandang bertahan karena statistik bertahannya yang tidak bagus. Namun, karena ia memiliki workrate high/high, membuat ia akan sering mundur saat diserang, ia akan bagus saat berperan sebagai pemain yang membayang-bayangi pemain musuh dari belakang (menggunakan teammate contain) selagi pemain bertahan kita mencoba merebut bola dari lawan. Ia bisa disebut sebagai Defenders Helper.

Physicality [80]: Nilai jumping yang KDB punya hanya 64, jadi jangan memaksakan dia untuk menyundul, ia merupakan pemain yang bertugas mengumpan, bukan yang diumpan. 92 stamina membuat dia akan bertahan hingga extra time bahkan babak adu pinalti, walaupun ia memiliki high/high workrate. 76 dan 77 untuk strength dan aggression yang ia punya merupakan statistik yang biasa-biasa saja untuk pemain dengan posisi CAM. Tidak jelek, tapi tidak bagus juga statistiknya. Ia bukan pemain yang kuat sekali dan bisa adu badan dengan pemain musuh, tapi karena memiliki statistik dribbling yang bagus, dapat membantu dirinya untuk “melarikan diri” dari pressure yang dilakukan pemain lawan.

Best Chemistry Style

Berikan KDB chem style seperti Engine, Marksman, atau Hawk. Memposisikan dirinya sebagai CAM, gunakan chem style Engine untuk meningkatkan pace, passing, dan dribbling-nya. Penambahan pace menjadi penting saat melakukan counter attack. Statistik passing-nya hampir semuanya akan maksimum, membuat pengeksekusian setiap operan menjadi lebih reliable. Dengan Engine, peningkatan statistik dribbling-nya menjadi yang paling krusial, karena agility dan balance-nya akan meningkat menjadi 85 dan 88. Kedua statistik itu merupakan liabilitas dari aspek dribbling yang KDB punya.

Jika saat menggunakan chem style Marksman, statistik yang akan ditingkatkan meliputi shooting, dribbling, dan physicality. Long shots-nya akan menjadi 99 dan membuat semakin handal tendangan jarak jauh darinya. Serupa dengan chem style Hawk, yang di mana akan menambahkan statistik shooting-nya mendekati maksimum. Perbedaannya hanya di pace, karena Hawk akan meningkatkan pace dari KDB. Kedua chem style akan cocok jika kalian memposisikan KDB sebagai CF, yang sesekali bisa bertukar posisi dengan striker utama kalian.

Overview

  1. Posisikan dia sebagai CAM, statistik dan semua mengenai KDB sangat cocok untuk posisi CAM, seolah-olah seperti kartu FUTMAS ini dibuat sebagai referensi standar untuk pemain dengan posisi CAM.
  2. Jika ingin menendang dengan KDB, lakukan dari luar kotak pinalti, tendangannya akan lebih menyeramkan dari luar kotak pinalti ketimbang di dalam kotak pinalti apalagi saat skenario one-on-one, karena ia bukan striker ujung tombak.
  3. Power shot > finesse shot, plus gunakan time finish biar semakin berpeluang menjadi gol. Tambahan, adanya persamaan itu bukan berarti finesse shot dari KDB tidak bagus.
  4. Passing-nya sangat overpowered, jadi jangan ragu jika ingin melancarkan suatu operan, entah itu operan dekat, jauh ataupun one touch passing.
  5. Engine menjadi chem style terbaik untuk FUTMAS KDB ini.
  6. Jadikan dia eksekutor set piece jika kalian bertujuan untuk mengumpan.
  7. Jangan pusing memposisikan dirinya sebelum menendang, dia punya 5-star weak foot, jadi kaki kiri atau kaki kanan akan memiliki outcome yang tidak jauh berbeda.

Beberapa minggu setelah FUTMAS KDB dirilis, kartu KDB versi TOTY ternyata muncul juga. Namun kartu ini tetap menjadi pilihan bagi para penggunanya, karena rasio harganya yang cukup jauh dengan harga TOTY KDB. Harga kartu versi TOTY miliknya saat pertama kali rilis mencapai 3,5 juta coins, perbandingan harga dari versi FUTMAS dan TOTY adalah 1:7.

Walaupun memang imba sekali versi TOTY-nya, tapi kartu FUTMAS-nya tetap dianggap sebagai endgame cards bagi banyak pemain FUT di seluruh dunia. Melihat komentar dan ulasan dari komunitas FUT melalui forum Futbin, Futhead, dan lain-lain, tidak banyak yang menyesal melakukan SBC FUTMAS KDB karena output yang diberikan KDB di lapangan virtual sangatlah memuaskan.

 

TAGS:
  • eSports
  • FIFA 19
  • FIFA Ultimate Team
  • FUT Player Review
  • Kevin De Bruyne
  • Ad

    Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *