fbpx
korban penculikan anak

Ketika Turnamen Esports Jadi Modus Operandi Penculikan Anak

korban penculikan anak

Semakin dikenalnya esports dan beragam turnamennya, ternyata momen ini coba dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal. Terjadi di Depok, Jawa Barat, di mana delapan anak-anak yang sedang bermain, menjadi korban penculikan anak.

Setidaknya, ada delapan anak yang terkena modus operandi baru ini. Tersangkan mencoba merayu para korbannya dengan cara mengajak mereka untuk mengikuti sebuah turnamen esports dari gim yang anak-anak tersebut mainkan, tepatnya di kawasan Margonda Depok,

Anak-anak yang akhirnya terbujuk oleh rayuan sang pelaku, akhirnya meng-iyakan ajakan pelaku, dan menaiki angkutan umum. Empat korban yang merasa curiga dengan ajakan pelaku, berhasil melarikan diri di daerah Universitas Indonesia (UI). Sayang, empat korban tersisa tidak bisa melarikan diri karena ancaman pelaku.

Empat korban tersisa kabarnya sudah ditemukan di kawasan Pasar Kramatjati, Jalan Raya Bogor, empat hari berselang. Namun sayang, pelaku kabarnya berhasil melarikan diri.

Kasus ini sudah ditangani pihak Kepolisian Depok, dan para korban kabarnya sudah dikembalikan ke orang tua masing-masing, sembari diberikan pengecekan dan trauma healing.

Semoga bisa menjadi pembelajaran bagi teman-teman yang mempunyai adik atau anak di bawah umur, ya!

TAGS:
  • Depok
  • eSports
  • Ad

    Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *