fbpx

Setelah Asian Games Beres, Apa yang Udah Direncanain Tencent Buat Arena of Valor (AOV) di Indonesia?

Timnas eSports Indonesia dalam pertandingan Arena of Valor (AOV) emang nggak meraih hasil yang maksimal. Glen Richard “DG Kurus” dkk harus kalah di babak awal pertandingan AOV Asian Games 2018. Kalah melawan Cina Taipei di laga awal, mereka kembali kalah di lower bracket melawan Thailand.

 

Meskipun hasil yang didapatkan atlet eSports Indonesia untuk AOV nggak memuaskan, masa depan gim MOBA yang satu ini di negara kita bakal cerah. Tencent selaku pengembang AOV bilang kalo mereka ingin mengembangkan gim andalan mereka agar orang-orang di Indonesia sadar kalo AOV bukan hanya sekadar gim, melainkan sebuah industri eSports yang besar.

 

“AOV menjadi satu-satunya game mobile yang ada di Asian Games. Tencent mendukung perkembangan eSports di Indonesia karena kami sadar kalo Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara dengan industri eSports yang besar,” ujar Fenfen You, Kepala Pemasaran AOV, dikutip dari Medcom.id.

 

Salah satu bukti nyatanya adalah program-program yang bakalan dibuat Tencent kayak The First AOV Four Country League, AOVeSprts Academy, Caster Hunt, Professional Training Environment, Cross Country Communication, Exposure of eSports Club, dan Salary of Coach. Ini dibilang sama Icy Liu, Direktur Global eSports AOV.

 

Kalo Tencent beneran ngelakuin apa yang udah mereka omongin, perkembangan AOV tentu bakalan semakin masif di Indonesia. Dengan begitu, bukan nggak mungkin kalo akan makin kompetitif pemain AOV di sini, dan hal ini akan berdampak baik buat ambisi Indonesia untuk jadi juara di eSports Asian Games permainan AOV yang akan datang.

TAGS:
  • Arena of Valor
  • Asian Games
  • Asian Games 2018
  • Tencent
  • Ad

    Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *